PEMROGRAMAN PROLOG
Oleh
Awan Sukandar (NIM 11861006)
Kelas A Angkatan 5 STKIP Garut
Sejarah Prolog
- Prolog singkatan dari Programming in Logic.
- Dikembangkan oleh Alain Colmenraurer dan P.Roussel di Universitas Marseilles Perancis, tahun1972.
- Prolog populer di Eropa untuk aplikasi artificial intelligence, sedangkan di Amerika peneliti mengembangkan aplikasi yang sama, yaitu LISP.
Pengenalan Prolog
Prolog merupakan suatu bahasa pemrograman yang banyak digunakan dalam pengembangan Artificial Intelliegence. Prolog dalam perkembangannya telah dikombinasikan dengan berbagai bahasa pemrograman, terutama functional programming.
Bahasa prolog ini memiliki ciri-ciri :
· Bahasa pemrograman yang non sequential
· Bahasa pemrograman yang deklaratif
· Simbolik
· Berdasarkan first order logic
Kesederhanaan Prolog dibanding bahasa lain adalah :
· Sintaksnya sangat sedikit sekali,
· Secara teoritis tidak ada tipe data, tetapi bilangan bulat terpisah.
· Semantik sangat jelas dan terdefinisi secara matematis.
Karena prolog yang digunakan adalah swi-prolog maka untuk menjalankan program tersebut adalah dengan mengklik 2 kali pada shortcut swi-prolog.
Suatu program prolog tidak memiliki struktur seperti deklarasi, dan lain-lainnya. Seluruh atom ditangani secara sama, yang ada hanyalah clause. Untuk memulai penjelasan tersebut akan dijelaskan tentang bagian-bagian dalam program Prolog.
1. Term
Suatu data yang bukan merupakan variabel disebut dengan term.
Atomic term
· Ada dua jenis, atom dan integer
· Dimulai dengan huruf kecil atau angka numerik. Contoh made, psg, 123.
2. Functions
Simbol suatu fungsi disebut functor.
· Arity dari suatu fungsi adalah jumglah dari argumennya. Suatu atom adalah fungsi dengan arity sama dengan 0. Argumen dapat berupa term atau variabel,
· Bisa berstruktur rekursif
· Dimulai dengan huruf kecil. Contoh :
makan(nasi).
makan adalah functor, dan nasi adalah argument.
3. Clause
Program prolog dapat dianggap sebagai suatu himpunan fungsi boolean, yang disebut dengan clause. Clause dapat memiliki argumen atau tidak memiliki.
Clause dapat memiliki body yang kosong, disebut dengan fact, sedang yang memiliki body disebut rule. Suatu query dapat dinyatakan sebagai suatu predicate, arity dari predicate adalah jumlah argumen yang dipakainya.
Contoh program :
1. Ketikkan dan beri nama prog1_1.pro
saya_lapar.
Panggil prolog dan jalankan
?- consult(prog1).
yes.
?- saya_lapar.
yes.
?- kamu_lapar.
no
2. Ketikkan program berikut ini dan beri nama prog1_2.pro
bisa_makan_siang :-
punya_makanan.
punya_makanan.
Jalankan dan "consult"
?- bisa_makan_siang.
Yes
Bagian pertama adalah rule dan bagian ke dua adalah fact.
VARIABEL DALAM PROLOG dan LIST
Variabel pada prolog dengan huruf besar atau dimulai dengan garis bawah (_). Variabel dalam klausa selalu tersamakan (unified).
telah_belajar(Setiap_orang, paket).
dapat_belajar(Siapa_saja, Apa_saja) :-
telah_belajar(Siapa_saja, persyaratan(Apa_saja).
dapat_belajar(Siapa_saja, Apa_saja):-
boleh_belajar(Siapa_saja, Apa_saja).
List merupakan suatu variabel yang sering digunakan dalam pemrograman Prolog. List ditandai dengan
[ elemen1, elemen2, .... ]
List terbagi atas :
[Head|Tail]
Contoh : [ saya, kamu, dia, engkau] sama dengan [saya | kamu, dia, engkau]
Perbedaan Prolog dengan Bahasa Lainnya
- Bahasa Pemrograman yang Umum (Basic, Pascal, C, Fortran):
o diperlukan algoritma/prosedur untuk memecahkan masalah (procedural languange)
o program menjalankan prosedur yang sama berulang-ulang dengan data masukan yang berbeda-beda.
o Prosedur dan pengendalian program ditentukan oleh programmer dan perhitungan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah dibuat.
- Bahasa Pemrograman Prolog :
o Object oriented languange atau declarative languange.
o Tidak terdapat prosedur, tetapi hanya kumpulan data-data objek (fakta) yang akan diolah, dan relasi antar objek tersebut membentuk aturan yang diperlukan untuk mencari suatu jawaban
o Programmer menentukan tujuan (goal), dan komputer menentukan bagaimana cara mencapai tujuan tersebut serta mencari jawabannya.
o Dilakukan pembuktian terhadap cocok-tidaknya tujuan dengan data-data yang telah ada dan relasinya.
o Prolog ideal untuk memecahkan masalah yang tidak terstruktur, dan prosedur pemecahannya tidak diketahui, khususnya untuk memecahkan masalah non numerik.
o Prolog bekerja seperti pikiran manusia, proses pemecahan masalah bergerak di dalam ruang masalah menuju suatu tujuan (jawaban tertentu).
o Contoh : Pembuatan program catur dengan Prolog
Aplikasi Prolog :
- Sistem Pakar (Expert System)
Program menggunakan teknik pengambilan kesimpulan dari data-data yang didapat, layaknya seorang ahli.
Contoh dalam mendiagnosa penyakit
- Pengolahan Bahasa Alami (Natural Languange Processing)
Program dibuat agar pemakai dapat berkomunikasi dengan komputer dalam bahasa manusia sehari-hari, layaknya penterjemah.
- Robotik
Prolog digunakan untuk mengolah data masukanyang berasal dari sensor dan mengambil keputusan untuk menentukan gerakan yang harus dilakukan.
- Pengenalan Pola (Pattern Recognition)
Banyak digunakan dalam image processing, dimana komputer dapat membedakan suatu objek dengan objek yang lain.
- Belajar (Learning)
Program belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan, dari pengamataqn atau dari hal-hal yang pernah diminta untuk dilakukan.
Fakta dan Relasi
- Prolog terdiri dari kumpulan data-data objek yang merupakan suatu fakta.
- Fakta dibedakan 2 macam :
o Menunjukkan relasi.
o Menunjukkan milik/sifat.
- Penulisannya diakhiri dengan tanda titik “.”
- Contoh :
| Fakta | Prolog |
| Slamet adalah ayah Amin | ayah (slamet, amin). |
| Anita adalah seorang wanita | wanita (anita). |
| Angga suka renang dan tenis | suka(angga, renang). dan suka(angga,tenis). |
| Jeruk berwarna jingga | jngga(jeruk). |
Aturan (“Rules”)
- Aturan adalah suatu pernyataan yang menunjukkan bagaimana fakta-fakta berinteraksi satu dengan yang lain untuk membentuk suatu kesimpulan.
- Sebuah aturan dinyakatakan sebagai suatu kalimat bersyarat.
- Kata “if” adalah kata yang dikenal Prolog untuk menyatakan kalimat bersyarat atau disimbolkan dengan “:-“.
- Contoh :
| Fakta dan Aturan | Prolog |
| F : Tino suka apel A : Yuli suka sesuatu yang disukai Tino | suka(tino, apel). suka(yuli,Sesuatu) :- suka(tino,Sesuatu). |
- Setiap aturan terdiri dari kesimpulan(kepala) dan tubuh.
- Tubuh dapat terdiri dari 1 atau lebih pernyataan atau aturan yang lain, disebut subgoal dan dihubungkan dengan logika “and”.
- Aturan memiliki sifat then/if conditional
“Kepala(head) benar jika tubuh (body) benar”
Contoh : Silsilah keluarga :

| Fakta dan Aturan | Prolog |
| F : Slamet adalah ayah dari Amin F : Amin adalah ayah dari Badu F : Slamet adalah kakek dari Badu A : Slamet adalah benar kakek Badu jika Slamet adalah benar ayah Amin dan Amin adalah benar ayah Badu. | ayah(slamet,amin). ayah(amin,badu). kakek(slamet,badu). kakek(slamet,amin) :- ayah(slamet,amin) and ayah(amin,badu). |
| F : Amin adalah saudara kandung Anang F : Amin mempunyai ayah Slamet F: Anang mempunyai ayah Slamet. A : Amin adalah benar saudara kandung Anang, jika Amin mempunyai ayah Slamet dan Anang juga mempunyai ayah Slamet. | saudara_kandung(amin,anang). ayah(slamet,amin). ayah(slamet,anang). saudara_kandung(amin,anang) :- ayah(slamet,amin) and ayah(slamet,anang). |
Pertanyaan (“Query”)
- Setelah memberikan data-data berupa fakta dan aturan, selanjutnya kita dapat mengajukan pertanyaan berdasarkan fakta dan aturan yang ada.
- Penulisannya diawali simbol “?-“ dan diakhiri tanda “.”.
Contoh :
| Pertanyaan | Prolog dan Jawaban Program |
| Apakah Tini suka boneka ? | ?- suka(tini,boneka). Yes ……. (jika faktanya Tini suka boneka) No……..…(jika tidak sesuai fakta). |
| Apakah yang disukai Tini ? | ?- suka(tini,Apa). Apa=boneka |
| Siapakah yang suka boneka ? | ?- suka(Siapa,boneka). Siapa=tini |
| Dari contoh silsilah keluarga di atas : Siapakah kakek Budi ? Siapakah cucu Slamet ? | ?- kakek(Siapa,budi). Siapa=slamet ?- kakek(slamet,Cucu). Cucu=budi ; Cucu=badu (jika kemungkinan ada lebih dari satu jawaban gunakan tanda “;” pada akhir setiap jawaban). |
Predikat (“Predicate”)
- Predikat adalah nama simbolik untuk relasi.
- Contoh : ayah(slamet,amin).
Predikat dari fakta tersebut ditulis : ayah(simbol,simbol).
dimana ayah adalah nama predikat, sedangkan slamet dan amin adalah menujukkan argumen.
Sebuah predikat dapat tidak memiliki atau memiliki argumen dengan jumlah bebas. Jumlah argumen suatu predikat disebut aritas (arity).
ayah(nama) …… aritas-nya 1
ayah(nama1,nama2) ….. aritasnya 2
- Syarat-syarat penulisan nama predikat :
o Harus diawali dengan huruf kecil dan dapat diikuti dengan huruf, bilangan atau garis bawah.
o Panjang nama predikat maksimum 250 karakter.
o Tidak diperbolehkan menggunakan spasi, tanda minus, tanda bintang dan garis miring.
Variabel
- Varibel adalah besaran yang nilainya dapat berubah-ubah.
- Tata cara penulisan variabel :
1. Nama varibel harus diawali huruf besar atau garis bawah(_)
2. Nama variabel dapat terdiri dari huruf, bilangan, atau simbol dan merupakan kesatuan dengan panjang maksimum 250 karakter.
3. Nama variabel hendaknya mengandung makna yang berkaitan dengan data yang dinyatakannya.
- Contoh : dari silsilah di atas :
?- ayah(slamet,Anak).
Anak=budi ;
Anak=badu
No
Dari query di atas akan dicari siapakah anak dari ayah yang bernama Slamet. Karena mempunyai relasi yang sama (yaitu ayah), variabel Anak akan mencari nilai dari konstanta suatu fakta/aturan yang sepadan.
Tanda “;” digunakan bila terdapat kemungkinan ada lebih dari satu jawaban.
“No” berarti tidak ada lagi kemungkinan jawaban.
Contoh : dari silsilah di atas :
?- ayah(slamet,X),ayah(X,Y).
X=amin
Y=budi ;
X=amin
Y=badu ;
X=anang
Y=didi ;
X=anang
Y=didi
No
Contoh : Silsilah Keluarga
%% FAKTA */
%%orang tua */
ayah(slamet,amin).
ayah(slamet,anang).
ayah(amin,budi).
ayah(amin,badu).
ayah(anang,didi).
ayah(anang,dadi).
ayah(santoso,bu_amin).
ayah(supardi,bu_anang).
ibu(bu_slamet,amin).
ibu(bu_slamet,anang).
ibu(bu_amin,budi).
ibu(bu_amin,badu).
ibu(bu_anang,didi).
ibu(bu_anang,dadi).
ibu(bu_santoso,bu_amin).
ibu(bu_santoso,bu_anang).
%% ATURAN */
%% Kakek adalah kakek Cucu */
kakek(Kakek,Cucu) :-
ayah(Ayah,Cucu),
ayah(Kakek,Ayah).
kakek(Kakek,Cucu) :-
ibu(Ibu,Cucu),
ayah(Kakek,Ibu).
%% Nenek adalah nenek Cucu */
nenek(Nenek,Cucu) :-
ayah(Ayah,Cucu),
ibu(Nenek,Ayah).
nenek(Nenek,Cucu) :-
ibu(Ibu,Cucu),
ibu(Nenek,Ibu).
%% Nama1 adalah saudara kandung Nama2
saudara_kandung(Nama,Name) :-
ayah(Ayah,Nama),
ayah(Ayah,Name),
ibu(Ibu,Nama),
ibu(Ibu,Name),
Nama \= Name.
%% Sdr1 adalah saudara sepupu Sdr2
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ayah(Ayah1,Sdr1),
ayah(Ayah2,Sdr2),
saudara_kandung(Ayah1,Ayah2).
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ayah(Ayah,Sdr1),
ibu(Ibu,Sdr2),
saudara_kandung(Ayah,Ibu).
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ibu(Ibu,Sdr1),
ayah(Ayah,Sdr2),
saudara_kandung(Ibu,Ayah).
saudara_sepupu(Sdr1,Sdr2) :-
ibu(Ibu1,Sdr1),
ibu(Ibu2,Sdr2),
saudara_kandung(Ibu1,Ibu2).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar