Tugas Posting PTI (Kesan, Pesan, & Kritikan)
Oleh: Awan Sukandar (11861006) Kelas A Angkatan 5
PTI DALAM KENANGANKU
Saya sangat menyadari, betapa pentingnya peran
teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era globalisasi dewasa ini. TIK sebetulnya
ibarat pisau yang sama tajam di kedua sisinya. Hal tersebut berarti, bahwa TIK
memiliki dampak positif dan dampak negatif bagi kehidupan umat manusia dan alam
semesta. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kinerja sebagai
guru yang senantiasa berupaya untuk mengoptimalkan dampak positif dan
meminimalisasi dampak negatif dari TIK tersebut; saya menempuh Pendidikan
Pascasarjana Program Studi Teknologi Pendidikan di STKIP Garut ini. Melalui
Pendidikan tersebut, saya berharap dapat memahami, memberdayakan, dan
memanfaatkan TIK secara hakiki, sebagai sesuatu yang ’rohmatan lil’alamin’ bagi terciptanya insan-insan yang bertakwa,
cerdas, terampil, dan berkarakter akhlakul
karimah.
Setelah sekitar enam bulan saya bersilaturahmi
dengan perkuliahan (khususnya PTI), banyak sekali kenangan, kesan, dan pesan
yang ingin disampaikan. Hal tersebut merupakan bahan refleksi demi perbaikan
dan peningkatan proses dan hasil pembelajaran PTI agar lebih bermakna dalam
kehidupan sehari-hari bagi semua fihak.
Dengan berbekal wawasan dan keterampilan TIK
yang sangat minim, saya berusaha keras untuk mempelajarinya dengan cara yang
seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Meskipun bukan sesuatu yang
mudah, ternyata pembelajaran TIK itu merupakan pembelajaran yang aktif,
kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM), karena sangat menantang,
mengasyikkan, dan secara kontekstual sangat bermakna bagi kehidupan
sehari-hari. Apalagi bila dikaitkan dengan jabatan, peran, dan fungsi saya
sebagai seorang guru, TIK jelas sangat bermanfaat.
Awalnya, saya cukup kesulitan dalam
mempelajari materi-materi tertentu dalam mata kuliah PTI tersebut. Namun, atas
berkat rahmat Alloh Yang Kuasa, dengan didorong oleh keingininan luhur serta bimbingan
Bapak Dosen dan rekan-rekan secara telaten, profesional, dan sabar; supaya dapat
memahami, memberdayakan, dan memanfaatkan TIK sebagai sesuatu yang ’rohmatan lil’alamin’, maka secara
perlahan namun pasti, saya mengalami perubahan dan peningkatan keterampilan TIK
secara signifikan. Motto saya untuk TIK adalah, ”Saya Harus Bisa....!!!”
Kiranya tulisan sepanjang apa pun, tak akan
mampu mewakili atau merefresentasikan kenangan, kesan, dan pesan saya terhadap
mata kuliah PTI. Namun demikian, saya akan mencoba menarik beberapa simpulan,
di antaranya adalah:
1. Mata kuliah PTI sangat penting sebagai basic pemahaman, pemberdayaan, dan pemanfaatan
TIK secara baik dan benar.
2. TIK merupakan pembelajaran yang aktif,
kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM), karena sangat menantang,
mengasyikkan, dan secara kontekstual sangat bermakna bagi kehidupan
sehari-hari.
3. Semua orang memiliki potensi untuk mengkonstruksi
kecakapan TIK, asalkan mau belajar keras dengan prinsif ’student center’ dan ’kooperatif
learning’.
4. Bimbingan Dosen/ guru atau tutor sebaya sebagai
motivator dan fasilitator pembelajaran PTI sangat diperlukan.
5. Terima kasih yang tidak terhingga, kepada Yth,
Bapak Dr. Hudiana Hernawan yang telah membimbing kami dengan ikhlas, telaten, bijaksana,
dan bijaksini.
6. Pesan kami terhadap Bapak; Sudilah kiranya menjalin
silaturahmi dan membimbing kami secara terus menerus, baik secara langsung
maupun melalui media TIK. Bagaima pun, Bapak dengan segala dinamikanya
keilmuannya adalan figur panutan bagi kami. Sekali lagi, Terima Kasih Bapak,
semoga kita semua senantiasa rido dan diridoi oleh Alloh SWT, Aamiin.
7. Semoga Bapak berkenan membaca Puisi karya sederhana
saya buat Bapak...
SEPANJANG JALAN KENANGAN
Karya: Awan Sukandar
Aku
melangkah di jalan setapak
Meneratas
asa menggapai cita
Di
antara duri-duri yang menari-nari
Di
antara cinta
dan cita yang bergelora
Di kala siang berganti malam
Ku terseok-seok di bawah remang
bintang-bintang
Sang dilema menjelaga di persimpangan
Idealis merintih, realita tertawa
Sepanjang jalan kenangan
Kau tebarkan pesona
Sepanjang jalan kenangan
Kau bimbing diriku mesra
Mutiara-mutiara kalam berbisik
lirih
Jalankan titah tergugah hidayah
Menebar berkah menghalau resah
Aku tersanjung memanjat syukur
Tatkala
tawakal menata akhlaq
Bersemilah
istiqomah di taman hati
Asa,
cita, dan cinta bertahta
Fajar
menyingsing di ufuk timur