Senin, 02 April 2012

Tugas PTI Akhir (Kritik/ Saran/ Pendapat)


Tugas Posting PTI (Kesan, Pesan, & Kritikan)
Oleh: Awan Sukandar (11861006) Kelas A Angkatan 5
PTI DALAM KENANGANKU
Saya sangat menyadari, betapa pentingnya peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era globalisasi dewasa ini. TIK sebetulnya ibarat pisau yang sama tajam di kedua sisinya. Hal tersebut berarti, bahwa TIK memiliki dampak positif dan dampak negatif bagi kehidupan umat manusia dan alam semesta. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kinerja sebagai guru yang senantiasa berupaya untuk mengoptimalkan dampak positif dan meminimalisasi dampak negatif dari TIK tersebut; saya menempuh Pendidikan Pascasarjana Program Studi Teknologi Pendidikan di STKIP Garut ini. Melalui Pendidikan tersebut, saya berharap dapat memahami, memberdayakan, dan memanfaatkan TIK secara hakiki, sebagai sesuatu yang ’rohmatan lil’alamin’ bagi terciptanya insan-insan yang bertakwa, cerdas, terampil, dan berkarakter akhlakul karimah.
Setelah sekitar enam bulan saya bersilaturahmi dengan perkuliahan (khususnya PTI), banyak sekali kenangan, kesan, dan pesan yang ingin disampaikan. Hal tersebut merupakan bahan refleksi demi perbaikan dan peningkatan proses dan hasil pembelajaran PTI agar lebih bermakna dalam kehidupan sehari-hari bagi semua fihak.
Dengan berbekal wawasan dan keterampilan TIK yang sangat minim, saya berusaha keras untuk mempelajarinya dengan cara yang seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Meskipun bukan sesuatu yang mudah, ternyata pembelajaran TIK itu merupakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM), karena sangat menantang, mengasyikkan, dan secara kontekstual sangat bermakna bagi kehidupan sehari-hari. Apalagi bila dikaitkan dengan jabatan, peran, dan fungsi saya sebagai seorang guru, TIK jelas sangat bermanfaat.
Awalnya, saya cukup kesulitan dalam mempelajari materi-materi tertentu dalam mata kuliah PTI tersebut. Namun, atas berkat rahmat Alloh Yang Kuasa, dengan didorong oleh keingininan luhur serta bimbingan Bapak Dosen dan rekan-rekan secara telaten, profesional, dan sabar; supaya dapat memahami, memberdayakan, dan memanfaatkan TIK sebagai sesuatu yang ’rohmatan lil’alamin’, maka secara perlahan namun pasti, saya mengalami perubahan dan peningkatan keterampilan TIK secara signifikan. Motto saya untuk TIK adalah, ”Saya Harus Bisa....!!!”
Kiranya tulisan sepanjang apa pun, tak akan mampu mewakili atau merefresentasikan kenangan, kesan, dan pesan saya terhadap mata kuliah PTI. Namun demikian, saya akan mencoba menarik beberapa simpulan, di antaranya adalah:
1.      Mata kuliah PTI sangat penting sebagai basic pemahaman, pemberdayaan, dan pemanfaatan TIK secara baik dan benar.
2.      TIK merupakan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM), karena sangat menantang, mengasyikkan, dan secara kontekstual sangat bermakna bagi kehidupan sehari-hari.
3.      Semua orang memiliki potensi untuk mengkonstruksi kecakapan TIK, asalkan mau belajar keras dengan prinsif ’student center’ dan ’kooperatif learning’.
4.      Bimbingan Dosen/ guru atau tutor sebaya sebagai motivator dan fasilitator pembelajaran PTI sangat diperlukan.
5.      Terima kasih yang tidak terhingga, kepada Yth, Bapak Dr. Hudiana Hernawan yang telah membimbing kami dengan ikhlas, telaten, bijaksana, dan bijaksini.
6.      Pesan kami terhadap Bapak; Sudilah kiranya menjalin silaturahmi dan membimbing kami secara terus menerus, baik secara langsung maupun melalui media TIK. Bagaima pun, Bapak dengan segala dinamikanya keilmuannya adalan figur panutan bagi kami. Sekali lagi, Terima Kasih Bapak, semoga kita semua senantiasa rido dan diridoi oleh Alloh SWT, Aamiin.
7.      Semoga Bapak berkenan membaca Puisi karya sederhana saya buat Bapak...
SEPANJANG JALAN KENANGAN
Karya: Awan Sukandar

Aku melangkah di jalan setapak
Meneratas asa menggapai cita
Di antara duri-duri yang menari-nari
Di antara cinta dan cita yang bergelora

          Di kala siang berganti malam
          Ku terseok-seok di bawah remang bintang-bintang
          Sang dilema menjelaga di persimpangan
          Idealis merintih, realita tertawa

Sepanjang jalan kenangan
Kau tebarkan pesona
Sepanjang jalan kenangan
Kau bimbing diriku mesra

Mutiara-mutiara kalam berbisik lirih
Jalankan titah tergugah hidayah
Menebar berkah menghalau resah
Aku tersanjung memanjat syukur

Tatkala tawakal menata akhlaq
Bersemilah istiqomah di taman hati
Asa, cita, dan cinta bertahta
Fajar menyingsing di ufuk timur

1 komentar: